Profil Zah Rahan Krangar: Maestro Liberia yang Diakui Sebagai Playmaker Asing Terbaik Sepanjang Sejarah Liga Indonesia

AnakBola.org – Setiap kali ada perdebatan tentang siapa pemain asing berposisi pengatur serangan (playmaker) terbaik yang pernah bermain di Indonesia, ratusan nama mungkin akan muncul. Namun, satu nama akan selalu mendominasi puncak polling dan diakui secara aklamasi oleh pelatih, pemain, dan suporter lawan: Zah Rahan Krangar.
Datang dari negara Afrika Barat, Liberia, Zah Rahan adalah perwujudan dari sepak bola jenius. Berbeda dengan stereotip pemain Afrika yang biasanya mengandalkan postur raksasa dan lari kencang, Zah Rahan memiliki tubuh yang kecil, ramping, dan gaya main yang sangat elegan. Ia adalah maestro yang menari di atas lapangan hijau.
Ditemukan Persekabpas, Bersinar di Sriwijaya FC
Bakat Zah Rahan pertama kali diendus oleh klub kuda hitam, Persekabpas Pasuruan, pada musim 2006. Visi bermainnya sukses membawa Laskar Sakera menembus semifinal liga. Kejeniusannya langsung dibidik oleh pelatih Rahmad Darmawan yang membawanya ke Sriwijaya FC (SFC).
Di Palembang, Zah Rahan berevolusi menjadi “Dewa Lini Tengah”. Ia sukses mengantarkan SFC mencetak sejarah sebagai klub pertama yang meraih Double Winner (Juara Liga Indonesia & Copa Indonesia) pada musim 2007/2008. Ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik berkat kemampuannya memecah pertahanan rapat lawan hanya dengan satu umpan terobosan (through pass).
Mental Juara Bersama Persipura Jayapura
Tak berhenti di SFC, Zah Rahan membuktikan bahwa dirinya adalah jaminan mutu trofi juara. Ia hijrah ke ujung timur Indonesia dan bergabung dengan Persipura Jayapura.
Di bawah asuhan Jacksen F. Tiago, magis Zah Rahan semakin menggila. Chemistry-nya dengan Boaz Solossa sangat luar biasa. Zah Rahan sangat pintar menahan bola (melakukan delay), menunggu pergerakan sayap, lalu melepaskan umpan terukur yang merusak garis offside lawan. Ia kembali sukses mempersembahkan gelar Juara ISL untuk Mutiara Hitam.
Skill Unik yang Tak Tergantikan
Mengapa Zah Rahan sangat sulit dihentikan padahal posturnya kecil?
Konsistensi Tingkat Tinggi
Bertahun-tahun main di Indonesia, ia sangat jarang cedera parah atau mengalami penurunan performa (inkonsisten). Ia selalu menjadi nyawa bagi timnya. Nama Zah Rahan Krangar akan selamanya abadi di sepak bola Tanah Air.
Keseimbangan (Balance)
Zah Rahan sangat kuat menahan benturan. Saat ditekel, ia jarang terjatuh. Kakinya seperti memiliki lem yang membuat bola tak bisa dicuri.
Kecepatan Berpikir
Otaknya bekerja sedetik lebih cepat dari bek lawan. Ia sudah tahu akan mengoper ke mana sebelum bola sampai di kakinya.
