Profil Rene Higuita: Kiper Nyentrik Kolombia Penemu “Tendangan Kalajengking” yang Melawan Hukum Gravitasi

AnakBola.org – Seorang penjaga gawang biasanya dilatih untuk menjadi sosok paling tenang, aman, dan disiplin di lapangan. Namun, bagi masyarakat Kolombia, kiper mereka adalah seorang rockstar yang bermain dengan aturan jalanan. Namanya adalah José René Higuita Zapata, atau yang lebih dikenal dengan julukan El Loco (Si Gila).
Dengan rambut keriting panjang yang mekar, kumis tebal, dan gaya bermain yang membuat pelatih mana pun terkena serangan jantung, Higuita mengubah area kotak penalti menjadi panggung sirkus pribadi.
Penemu Peran “Sweeper-Keeper” Ekstrem
Jauh sebelum Manuel Neuer dipuja karena keberaniannya keluar dari kotak penalti, Rene Higuita sudah melakukannya di era 80-an dan 90-an dengan cara yang jauh lebih ekstrem. Ia menolak hanya berdiri di bawah mistar. Higuita sering keluar menggiring bola melewati penyerang lawan, melakukan umpan satu-dua dengan beknya, hingga maju mengeksekusi tendangan bebas dan penalti!
Sepanjang kariernya, ia mencetak 41 GOL dalam pertandingan resmi. Tentu saja, gaya bermain berisikonya ini sering kali berakibat fatal. Blunder terbesarnya terjadi di Piala Dunia 1990 saat ia mencoba menggocek striker Kamerun, Roger Milla, di tengah lapangan. Bolanya direbut, Milla mencetak gol, dan Kolombia tersingkir. Namun, Higuita tak pernah menyesal dan tak mau mengubah gayanya.
Legenda Scorpion Kick di Wembley (1995)
Momen yang mengukuhkan Higuita sebagai legenda abadi dunia terjadi pada pertandingan persahabatan melawan Inggris di Stadion Wembley tahun 1995. Mendapatkan tembakan spekulasi melambung dari gelandang Inggris (Jamie Redknapp), Higuita sebenarnya bisa menangkap bola itu dengan sangat mudah.
Namun, ini Higuita yang kita bicarakan. Alih-alih menangkapnya, ia membiarkan bola lewat di atas kepalanya, melompat ke depan, melentingkan kedua kakinya ke belakang punggung, dan menendang bola tersebut menggunakan tumitnya saat berada di udara! Gerakan akrobatik yang tak masuk akal ini kemudian dikenal di seluruh dunia sebagai Tendangan Kalajengking (Scorpion Kick).
Hingga detik ini, cuplikan penyelamatan tersebut masih diputar ulang jutaan kali di internet. Rene Higuita adalah pengingat bahwa dalam sepak bola, ada garis tipis antara kejeniusan dan kegilaan, dan ia menari di atas garis tersebut.
