Sejarah Ajaib Nottingham Forest: Juara Liga Champions Eropa “Back-to-Back” yang Kini Terlupakan

0

AnakBola.org – Setiap penggemar sepak bola mengenal Real Madrid, AC Milan, Bayern Munich, atau Liverpool sebagai klub-klub yang memiliki “DNA Eropa” karena pernah menjuarai trofi paling bergengsi: European Cup (kini Liga Champions) secara berturut-turut. Namun, di antara nama-nama raksasa itu, terselip satu klub gurem asal Inggris yang memiliki rekor serupa namun sejarahnya seolah terkubur oleh waktu. Klub itu adalah Nottingham Forest.

Bagaimana mungkin sebuah klub yang bermarkas di kota kecil yang terkenal dengan legenda Robin Hood (Nottingham), bisa menaklukkan seluruh Eropa dua tahun berturut-turut, lalu menghilang dari kasta tertinggi kompetisi Eropa?

Magis Brian Clough: Sang Manajer Arogan namun Jenius

Kisah Nottingham Forest tidak bisa dipisahkan dari sosok manajer nyentrik, Brian Clough, dan asistennya, Peter Taylor. Pada tahun 1975, Clough mengambil alih Nottingham Forest saat mereka masih terpuruk di Divisi Dua Liga Inggris.

Gaya manajemen Clough sangat unik, tegas, terkadang arogan, namun sangat protektif terhadap pemainnya. Ia menyulap skuad semenjana menjadi tim yang bermain dengan kolektivitas tingkat tinggi. Hebatnya, pada musim pertama mereka promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris (Divisi Utama 1977/1978), Nottingham Forest secara mengejutkan langsung menjadi Juara Liga, mengangkangi raksasa seperti Liverpool.

Menaklukkan Benua Biru Dua Musim Beruntun

Sebagai juara Inggris, Forest berhak tampil perdana di ajang European Cup 1978/1979. Tidak ada yang memperhitungkan mereka di kancah Eropa. Namun, magis Clough terus berlanjut. Mengandalkan taktik serangan sayap yang efisien dan pertahanan baja dari kiper legendaris Peter Shilton serta striker Trevor Francis (pemain pertama Inggris bernilai 1 juta poundsterling), mereka melaju ke Final dan menaklukkan tim Swedia, Malmo FF, 1-0. Forest juara Eropa!

Kegilaan itu tidak berhenti di sana. Pada musim berikutnya (1979/1980), meski prestasi di liga domestik menurun, Nottingham Forest sukses mempertahankan mahkota juara Eropa mereka. Di partai Final, mereka membungkam raksasa Jerman, Hamburg SV (yang diperkuat bintang Kevin Keegan), juga dengan skor 1-0.

Ini melahirkan sebuah statistik ironis yang masih bertahan hingga hari ini: Nottingham Forest adalah satu-satunya klub di dunia yang memiliki trofi Juara Eropa (2) lebih banyak daripada trofi Juara Liga Domestik mereka (1)!

Tenggelam Ditelan Zaman

Setelah era keemasan tersebut, Nottingham Forest perlahan meredup. Dinamika sepak bola modern yang menuntut modal finansial besar tak mampu diimbangi oleh manajemen klub. Mereka terdegradasi dari Premier League di era 90-an dan menghabiskan lebih dari dua dekade terperosok di kasta bawah liga Inggris, sebelum akhirnya sukses merangkak kembali ke Premier League baru-baru ini. Namun, dongeng ajaib mereka di akhir 70-an akan selalu menjadi plot twist paling mengagumkan di benua Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *