Sejarah Persiba Balikpapan: Pasang Surut “Beruang Madu” dan Warisan Stadion Parikesit

AnakBola.org – Persiba Balikpapan adalah salah satu klub legendaris dari Kalimantan Timur yang memiliki sejarah panjang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Identik dengan julukan “Beruang Madu” dan warna biru, Persiba pernah menjadi tim yang sangat disegani, terutama saat bermain di kandang lamanya, Stadion Parikesit, yang dikenal angker bagi tim tamu.
Identitas Klub
| Data | Keterangan | | :— | :— | | Nama | Persatuan Sepak Bola Indonesia Balikpapan | | Berdiri | 3 Agustus 1950 | | Julukan | Beruang Madu | | Stadion | Stadion Batakan (Sekarang) / Parikesit (Dulu) | | Suporter | Balistik |
Era Kejayaan & Stadion Parikesit
Membahas Persiba tak lepas dari Stadion Parikesit (Kompleks Pertamina). Stadion ini unik karena letaknya di tengah kilang minyak dan tribunnya sangat dekat dengan lapangan. Atmosfer “neraka” yang diciptakan Balistik sering membuat tim lawan gentar sebelum bertanding.
- Prestasi: Persiba konsisten menjadi tim papan tengah yang sulit dikalahkan di kandang pada era ISL (Indonesia Super League).
- Pemain Ikonik: Bima Sakti (Putra Daerah), Aldo Barreto, hingga Robertino Pugliara pernah menjadi idola publik Balikpapan.
Tantangan Modern
Meski kini memiliki Stadion Batakan yang megah (mirip Emirates Stadium), prestasi Persiba justru mengalami penurunan hingga harus berjuang di Liga 2 dan Liga 3. Namun, semangat “Manuntung” (Pantang Menyerah) tetap menyala untuk bangkit kembali.
