Sejarah Perseman Manokwari: Kenangan “Hino Cofu” dan Magis Legenda Adolf Kabo

AnakBola.org – Napas sepak bola Papua tidak hanya berhembus di Jayapura atau Wamena, tetapi juga di Papua Barat. Di era perserikatan 1980-an, Perseman Manokwari mencuat sebagai kekuatan mengerikan yang mengusung julukan “Hino Cofu” (Ular Putih yang Berbisa). Tim ini terkenal dengan determinasi luar biasa yang membuat gemetar klub-klub mapan di ibu kota.
Identitas & Kejayaan Era 80-an
| Data | Keterangan | | :— | :— | | Nama | Persatuan Sepakbola Manokwari | | Julukan | Hino Cofu (Ular Putih) / Laskar Mansinam | | Puncak Prestasi| Runner-Up Perserikatan 1986 | | Ikon Klub | Adolf Kabo, Yonas Sawor |
Mitos Adolf Kabo
Kejayaan Perseman di tahun 1986 sangat lekat dengan sang ujung tombak legendaris: Adolf Kabo. Bersama Yonas Sawor dan pelatih Paul Cumming (asal Inggris), Perseman sukses menembus final Perserikatan di Stadion Senayan (GBK) melawan Persib Bandung. Sayangnya, mereka kalah tipis 1-0. Meski begitu, bakat alam dan tendangan petir Adolf Kabo memaksanya masuk ke Timnas Indonesia dan menjadi legenda abadi dari Tanah Manokwari.
