Resolusi Yusaku Yamadera 2026: PSIM Bertahan, Bidik Best XI Liga 1

0

AnakBola.org – Pergantian tahun selalu membawa semangat baru, tak terkecuali bagi penggawa asing PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera. Di balik ingar-bingar perayaan pergantian tahun ke 2026, bek asal Jepang ini menyusun rencana besar demi menjaga eksistensi Laskar Mataram di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Nostalgia Manis Promosi Setelah 18 Tahun

Tahun 2025 akan selalu dikenang sebagai tahun emas bagi publik sepak bola Yogyakarta. Penantian panjang selama hampir dua dekade—tepatnya 18 tahun—akhirnya terbayar lunas ketika PSIM sukses menembus kembali level elit nasional. Bagi Yusaku, momen mengangkat trofi Liga 2 2024/2025 pada bulan Februari lalu adalah puncak pencapaian kariernya di Indonesia sejauh ini.

Pemain kelahiran Nagano ini merasa bangga bisa menjadi bagian dari sejarah klub. Pengalaman berharga tak hanya didapat dari kemenangan di lapangan, tetapi juga dari interaksi budaya bersama rekan-rekannya, termasuk para pemain asing lainnya yang memperkaya dinamika tim musim ini.

Perayaan Tahun Baru Virtual demi Profesionalisme

Di tengah jadwal kompetisi bulan Januari yang padat, Yusaku harus rela mengorbankan tradisi pribadinya. Bagi masyarakat Jepang, tahun baru adalah momen sakral yang biasanya dihabiskan bersama keluarga besar, selaras dengan tradisi Buddha di sana. Namun, tahun ini ia memilih tetap berada di Yogyakarta demi fokus pada pertandingan.

Sebagai obat rindu, teknologi menjadi jembatan. Bek berusia 28 tahun ini memanfaatkan panggilan video untuk tetap terhubung dengan keluarganya di Negeri Sakura, menggantikan kehadiran fisik yang tertunda demi tanggung jawab profesional di lapangan hijau.

Misi Ganda: Selamatkan Klub dan Prestasi Individu

Memasuki tahun 2026, eks pemain Nusantara United ini tidak ingin sekadar numpang lewat di BRI Super League. Ia menetapkan standar tinggi untuk dirinya sendiri dan tim. Prioritas utamanya adalah memastikan PSIM Yogyakarta tidak tergelincir ke zona merah dan tetap bertahan di kompetisi level satu musim depan.

Selain target kolektif, Yusaku juga memiliki ambisi personal yang tak kalah mentereng. Ia bertekad menampilkan performa konsisten agar namanya bisa masuk dalam daftar Team of The Season atau 11 Pemain Terbaik Liga 1. Target ini menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus tampil lugas di setiap laga.

Palang Pintu Tak Tergantikan di Skuad Van Gastel

Konsistensi Yusaku sejauh ini memang patut diacungi jempol. Di bawah asuhan pelatih Jean-Paul van Gastel, ia telah menjadi pilar utama yang sulit tergantikan. Duetnya bersama Franco Ramos di jantung pertahanan memberikan rasa aman bagi skuad Laskar Mataram.

Dengan catatan 13 penampilan yang telah dilakoninya musim ini, Yusaku membuktikan kapasitasnya sebagai bek tangguh berpostur 182 cm. Tekadnya yang membaja untuk tahun 2026 menjadi sinyal positif bahwa pertahanan PSIM akan semakin sulit ditembus lawan di sisa musim ini.

Ligaindonesiabaru.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *