Edukasi Bola: Aturan Tendangan Penalti, Boleh Menipu Kiper (Feinting) atau Tidak?

0

AnakBola.org – Saat mengeksekusi penalti, banyak pemain yang melakukan gerakan tipuan (feinting) seperti berhenti sejenak sebelum menendang untuk membuat kiper bergerak duluan. Suporter sering berdebat apakah hal ini sah atau sebuah pelanggaran. Mari kita bedah aturan FIFA terbaru mengenai taktik penalti ini.

Boleh: Menipu Saat Berlari (Run-up) Pemain DIPERBOLEHKAN melakukan gerakan menipu, melambat, atau berhenti sejenak saat sedang dalam proses berlari menuju bola (run-up). Contoh nyatanya adalah gaya penalti Bruno Fernandes (Manchester United) atau Jorginho yang meloncat kecil sebelum menendang.

Dilarang: Menipu Saat Bola Sudah Didekati Pemain DILARANG KERAS melakukan gerakan berhenti/menipu tepat saat ia sudah berada di depan bola (langkah terakhir) dan bersiap mengayunkan kaki. Jika pemain berhenti total lalu menendang, wasit akan meniup peluit pelanggaran, menganulir gol (jika masuk), memberikan kartu kuning kepada penendang, dan tendangan bebas untuk tim lawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *