Edukasi Bola: Aturan “Trickery Backpass”, Boleh Nggak Bek Mencongkel Bola Lalu Menyundulnya ke Kiper?

0

AnakBola.org – Dalam sepak bola modern, kita sudah paham aturan dasar Backpass: seorang kiper dilarang keras menangkap bola menggunakan tangan jika bola tersebut diumpan secara sengaja oleh rekan setimnya menggunakan kaki (lutut ke bawah). Jika dilanggar, wasit akan memberikan tendangan bebas tidak langsung di dalam kotak penalti.

Namun, bagaimana jika seorang bek yang cerdik mencoba “mengakali” aturan ini? Misalnya, bek tersebut dengan sengaja mencongkel bola dengan kakinya ke udara, lalu menyundulnya (atau menggunakan dada) ke arah kiper agar kiper bisa menangkapnya dengan tangan. Apakah trik cerdik ini sah menurut FIFA? Jawabannya: TIDAK SAH DAN BERAKIBAT FATAL!

Unsporting Behavior (Perilaku Tidak Sportif)

Berdasarkan Laws of the Game yang diterbitkan oleh IFAB, tindakan mengakali aturan backpass dengan sengaja (trickery backpass) diklasifikasikan sebagai Unsporting Behavior atau Perilaku Tidak Sportif.

IFAB sangat tegas dalam hal ini: Pemain bertahan tidak boleh menggunakan trik (seperti mengangkat bola dengan kaki lalu menyundulnya dengan kepala/dada/lutut) semata-mata untuk menghindari aturan backpass agar kipernya bisa memegang bola. Bahkan, aturan ini tetap berlaku meskipun sang kiper pada akhirnya tidak jadi menangkap bola tersebut dengan tangan!

Hukuman Berlapis dari Wasit Jika seorang pemain tertangkap basah melakukan trik ini oleh wasit, maka hukumannya sangat merugikan tim:

  1. Kartu Kuning: Pemain yang melakukan inisiatif untuk mencongkel bola tersebut akan langsung diganjar Kartu Kuning karena dianggap tidak menghormati semangat fair play dan regulasi permainan.
  2. Tendangan Bebas Tidak Langsung: Wasit akan menghentikan permainan dan memberikan tendangan bebas tidak langsung (Indirect Free Kick) kepada tim lawan tepat di titik di mana pemain bertahan tersebut memulai trik (mencongkel bola).

Kapan Backpass Kepala/Dada Diperbolehkan?

Lalu, kapan kiper boleh menangkap bola hasil sundulan bek? Sangat sederhana: Umpan sundulan atau dada dari bek ke kiper HANYA SAH jika terjadi dari proses permainan yang alami.

Misalnya: Tim lawan memberikan umpan lambung jauh (crossing), lalu bek melompat dan menyundul bola lambung tersebut ke arah kipernya sendiri. Hal ini 100% sah dan kiper bebas menangkapnya dengan tangan, karena bek tidak menciptakan “trik” dari bawah untuk mengangkat bola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *