Klasemen Serie A Tutup Tahun 2025 Sangat Ketat 5 Besar Beda 4 Poin

0

AnakBola.org – Siapa bilang kompetisi Liga Italia membosankan? Menutup kalender tahun 2025, Serie A justru menyuguhkan drama persaingan papan atas yang paling panas di Eropa saat ini. Tidak ada dominasi tunggal, melainkan pertempuran sengit lima raksasa yang siap saling sikut demi gelar juara.

Trio Papan Atas Kompak Menang

Pekan terakhir di tahun 2025 menjadi bukti betapa tingginya tensi persaingan musim ini. Inter Milan, AC Milan, dan Napoli sama-sama menolak untuk kehilangan momentum dengan meraih kemenangan krusial. Hasil positif ini membuat jarak poin di antara mereka sangat tipis, menciptakan skenario “neraka” yang menyenangkan bagi penikmat sepak bola.

Saat ini, Nerazzurri masih memegang kendali di puncak klasemen dengan raihan 36 poin dari 16 laga. Tepat di belakangnya, sang tetangga AC Milan mengintai dengan 35 poin, disusul oleh Napoli sang juara bertahan yang mengoleksi 34 poin. Keuntungan strategis masih dimiliki ketiga tim ini karena mereka menyimpan satu laga tunda akibat partisipasi di Piala Super Italia.

Aksi Heroik Para Penentu Kemenangan

Kemenangan yang diraih para kandidat juara ini tidak datang dengan mudah. Inter Milan harus berterima kasih kepada Lautaro Martinez, yang gol tunggalnya berhasil membungkam perlawanan alot Atalanta di Bergamo. Itu adalah tiga poin vital yang menjaga posisi mereka tetap aman di singgasana.

Sementara itu, AC Milan tampil lebih eksplosif di San Siro. Rossoneri melibas Hellas Verona dengan skor meyakinkan 3-0, berkat kontribusi Christian Pulisic dan brace dari Christopher Nkunku. Di tempat lain, Napoli menunjukkan taringnya di laga tandang melawan Cremonese. Penyerang baru mereka, Rasmus Hojlund, menjadi bintang lapangan dengan memborong dua gol dalam kemenangan 2-0 tersebut.

Roma dan Juventus Menolak Tertinggal

Bukan hanya tiga besar yang berpesta, dua raksasa lainnya juga ikut memanaskan situasi. AS Roma sukses merangsek ke peringkat keempat dengan 33 poin usai menaklukkan Genoa 3-1 di Olimpico. Laga ini terasa emosional karena menjadi momen kembalinya Daniele De Rossi ke hadapan publik sendiri. Gol dari Matias Soule, Manu Kone, dan Evan Ferguson memastikan Giallorossi tetap dalam jalur perebutan gelar.

Juventus pun tak mau kalah. Si Nyonya Tua mengamankan posisi kelima, hanya terpaut satu angka dari zona Liga Champions (posisi 4). Kemenangan 2-0 atas Pisa lewat aksi Pierre Kalulu dan Kenan Yildiz menjadi modal berharga. Apalagi, jadwal Bianconeri ke depan terbilang cukup bersahabat dengan agenda melawan tim-tim seperti Lecce, Sassuolo, Cremonese, dan Cagliari.

Liga Paling Kompetitif di Eropa Saat Ini

Statistik menunjukkan bahwa Serie A adalah liga paling ketat di antara liga-liga top Eropa lainnya saat ini. Bayangkan saja, jarak antara pemuncak klasemen (Inter) dengan peringkat kelima (Juventus) hanya terpisah empat poin (36 vs 32).

Kondisi ini sangat kontras jika dibandingkan dengan Premier League Inggris atau La Liga Spanyol, di mana selisih poin di lima besar bisa mencapai 13 angka. Bahkan Bundesliga Jerman mencatatkan gap 14 poin, sementara Ligue 1 Prancis memiliki jarak 10 poin. Data ini menegaskan bahwa perebutan Scudetto musim ini benar-benar terbuka lebar bagi siapa saja yang paling konsisten.

Menanti Drama Lanjutan di Tahun Baru

Dengan selisih poin yang setipis kertas, setiap pekan di tahun 2026 nanti akan terasa seperti laga final. Satu hasil imbang atau kekalahan bisa langsung mengubah peta klasemen secara drastis. Konsistensi fisik dan mental akan menjadi kunci utama bagi kelima tim ini untuk bertahan dalam maraton menuju gelar juara Italia.

Jadwal Liga Italia terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *